- PSN di Desa Kesugihan, Wujud Kolaborasi Masyarakat dalam Pencegahan DBD
- Kelas Ibu Balita, Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
- PANDU SIMANIS di Desa Brondongrejo, Upaya Deteksi Dini dan Pengendalian Hipertensi serta Diabetes Melitus
- Labkesda Purworejo Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Labkesmas di Puskesmas Bragolan
- SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT
- KADER DESA KESUGIHAN, IBU WIWIK, RAIH JUARA HARAPAN II LOMBA KADER BERPRESTASI TINGKAT JAWA TENGAH
- PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN SDIDTK
- LAPORAN SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PUSKESMAS BRAGOLAN SEMESTER 1 TAHUN 2025
- TURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI, PUSKESMAS BRAGOLAN BEKERJASAMA DENGAN DOKTER SPESIALIS OBGYN
- CEGAH CAMPAK DAN HPV DENGAN BIAS
PSN di Desa Kesugihan, Wujud Kolaborasi Masyarakat dalam Pencegahan DBD

Pada Jumat, 24 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Kesugihan yang melibatkan kader desa, petugas Puskesmas, dokter internship, serta masyarakat. Kegiatan menyasar seluruh rumah dan lingkungan di 6 RT, 2 RW sebagai upaya bersama dalam mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan PSN dilaksanakan melalui penerapan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan keberadaan jentik nyamuk pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk secara rutin, serta menekan risiko penularan DBD di wilayah Desa Kesugihan. Melalui keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari jentik nyamuk.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Angka Bebas Jentik (ABJ) Desa Kesugihan mencapai 90,97%. ABJ merupakan persentase rumah atau bangunan yang tidak ditemukan jentik nyamuk saat pemeriksaan. Semakin tinggi nilai ABJ, semakin rendah risiko perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Meskipun demikian, capaian ini masih perlu ditingkatkan agar memenuhi target nasional, yaitu minimal 95%.
Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar pemerintah desa bersama kader kesehatan terus menggiatkan kegiatan PSN secara berkala, meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan 3M Plus, serta mengaktifkan pemantauan jentik secara rutin di setiap rumah. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemeriksaan tempat penampungan air secara mandiri agar Desa Kesugihan dapat mencapai ABJ di atas 95% dan terhindar dari risiko penularan Demam Berdarah Dengue.





1.png)
